Kampar Menuju Kota Pendidikan dan Pariwisata, ini Penjelasan H. Yulizar Baharudin

Kampar Menuju Kota Pendidikan dan Pariwisata, ini Penjelasan H. Yulizar Baharudin

H. Yulizar Baharudin, Kaprodi S-1 Manajemen STIE Bangkinang

KATARAKYAT.COM, BANGKINANG KOTA - Menyikapi  isu pendidikan di kancah Nasional hari ini, salah seorang Dosen tetap dan akademisi dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bangkinang, H. Yulizar baharudin ayah dari tiga orang anak ini yg Juga merupakan Kaprodi Manajemen (S-1) adalah anak jati diri Kabupaten Kampar ini, disela-sela kesibukannya tidak sungkan menyampaikan pemikiran dan keinginannya untuk membantu Pemerintah dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) terutama dalam bidang pendidikan sehingga kabupaten kampar jelas sebagai "kota apa" jadi jelas jantan dan betinanya bukan sekedar julukan saja sebagai kota serambi mekahnya propinsi riau.

Menyikapi tentang niatannya ingin meningkatkan SDM khususnya di Kabupaten Kampar, H. Yulizar menyampaikan bahwa dirinya ingin menjadikan Kabupaten Kampar khususnya Bangkinang sebagai salah satu Kota Pendidikan di indonesia

"Hari ini saya melihat bahwa Potensi Kabupaten Kampar sudah sangat mapan dalam aspek pengembangan Pendidikannya, hal ini berkaca pada sarana dan prasarana pendidikan yang sudah tersedia di Bangkinang ini khususnya Perguruan Tinggi seperti STIE Bangkinang, Politeknik Kampar, dan Universitas Pahlawan," ucap H. Yulizar.

"Kita sadar bahwa di Kabupaten Kampar ini tidak sedikit Putra-Putri asli daerah yang mempunyai potensi untuk dikembangkan dan direkrut dan diajak diskusi bersama-sama dimintai pendapat dan pemikirannya dalam  berbagai aspek memikirkan kampar kedepan seperti di bidang pendidikan dan lain-lainnya, kita tidak kekurangan stok SDM yg mumpuni dan mempunyai kiprah baik di tingkat nasional bahkan international. Dan diharapkan kepada Bupati Kampar terpilih nantinya supaya lebih memprioritaskan dalam bentuk Program, visi dan misinya dalam peningkatan SDM dan Kualitas pendidikan menuju kampar sebagai Kota pendidikan. Untuk itu kami dari STIE Bangkinang sedang melakukan pengembangan terhadap Kampus kami yang saat ini masih berstatus sebagai Sekolah Tinggi menuju Institut Ekonomi Bisnis Digital," pungkasnya.

"Dengan adanya wacana tersebut, kami pun berencana membuka jurusan baru karena dalam ketentuannya sebagai Institut harus ditunjang dengan adanya empat atau lima jurusan. Sementara ini STIE Bangkinang masih memiliki tiga jurusan di antaranya, S1 Manajemen, S1 Akuntansi dan Pascasarjana Manajemen,"dan Alhamdulillah Akreditasi institusi dan program studi sudah "Baik Sekali" tambahnya.

"Menuju Kampar sebagai Kota Pendidikan seperti yang saya sampaikan tadi, dengan adanya tiga perguruan tinggi yang tersedia di Kampar ini sudah cukup untuk mencapai hal tersebut, tinggal lagi masing-masing perguruan tinggi tersebut mempersiapkan Sumber Daya Pendidik yang tepat sesuai dengan keilmuannya serta menjawab apa jurusan yang diminati oleh masyarakat, sehingga ke depannya masyarakat tidak perlu jauh-jauh lagi untuk kuliah," paparnya.

"Selain Kota Pendidikan Kabupaten Kampar juga memiliki potensi Pariwisata yang dapat dikembangkan karena memang potensi pariwisata kita tidak kalah dengan Kabupaten lain khususnya di Provinsi Riau. Artinya Kampar juga bisa menjadi Kota Pendidikan sekaligus Kota Pariwisata," tutupnya.

H. Yulizar merupakan alumni (S-1) Institut Agama Islam Negri (IAIN) yang sekarang lebih dikenal sebagai UIN Suska Riau, kemudian lanjut (S-2) di Universitas Muhammadiyah Jakarta dengan jurusan Magister Manajemen Sumber Daya Manusia , dan saat ini sedang menjalankan kuliah candidat Doktor (S-3) di University Malaysia Sabah (UMS)) Konsentrasi Human Recauses Economic

Akademisi yang berusia lebih setengah abad ini sebelumnya pernah menjadi Kepala Desa Penghidupan, kecamatan Kampar Kiri Tengah, kemudian juga pernah menjabat sebagai anggota DPRD Kampar periode 2004-2009 dan sekarang juga aktif di organisasi seperti Dewan Pendidikan Kabupaten kampar.

 

Penulis: Ravi Oktafriansyah, S.I.Kom, M.I.Kom

Komentar Via Facebook :