Kaltim - KataRakyat

Pemprov Kaltim Gelontorkan Rp53,53 Miliar untuk Perbaikan Jalan Anggana–Muara Badak, Gubernur Tinjau Langsung Progres di Lapangan

Penulis: Redaksi Minggu, 1 November 2026
Pemprov Kaltim Gelontorkan Rp53,53 Miliar untuk Perbaikan Jalan Anggana–Muara Badak, Gubernur Tinjau Langsung Progres di Lapangan

Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud saat meninjau progres perbaikan jalan di kawasan Kilometer 12 ruas Anggana–Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara, Minggu (1/11/2026). (Dok: HO/PemprovKaltim)

SAMARINDA — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) kembali menegaskan komitmennya dalam mengakselerasi pembangunan infrastruktur daerah. Kali ini, Pemprov Kaltim mengalokasikan anggaran senilai Rp53,53 miliar guna mempercepat peningkatan kualitas jalan pesisir yang menghubungkan Kecamatan Anggana dan Muara Badak di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Langkah strategis ini diambil demi memperkuat konektivitas antarwilayah serta mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir. Pasalnya, jalur tersebut memegang peranan krusial sebagai urat nadi mobilitas warga sekaligus jalur distribusi logistik utama dari Kutai Kartanegara menuju berbagai kawasan penyangga di sekitarnya, seperti Kota Bontang, Kabupaten Kutai Timur, hingga Kabupaten Berau.

Kolaborasi Strategis Pemprov dan Pemkab Kukar

Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud, turun tangan langsung meninjau progres pengerjaan di lapangan, tepatnya di kawasan Kilometer 12 ruas Anggana–Muara Badak, pada Minggu (1/11/2026).

Dalam peninjauannya, Gubernur menjelaskan bahwa proyek perbaikan infrastruktur ini dikerjakan melalui skema sinergi dan gotong royong antara Pemerintah Provinsi Kaltim dan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara. Berdasarkan pembagian tugas:

- Pemkab Kukar memegang tanggung jawab penanganan ruas jalan sepanjang 23,17 kilometer.

- Pemprov Kaltim memberikan dukungan pendanaan yang masif untuk menangani total panjang ruas sekitar 4,6 kilometer.

Dukungan anggaran dari Pemprov Kaltim tersebut dibagi ke dalam dua skema pembiayaan utama, yaitu:

- Bantuan Keuangan (Bankeu): Sebesar Rp44,03 miliar untuk penanganan sepanjang 3,7 kilometer.

- APBD Murni: Senilai Rp9,51 miliar untuk pengerjaan sepanjang 863 meter.

“Kerja sama antara pemerintah provinsi dan kabupaten ini menjadi langkah positif. Kami ingin memastikan akses jalan semakin baik sehingga masyarakat dapat merasakan langsung dampak pembangunan tersebut,” ujar Gubernur Rudy Mas'ud saat memberikan keterangan resmi, Senin (2/11/2026).

Soroti Aspek Keselamatan, Minta Bahu Jalan Segera Dibenahi

Di balik progres fisik yang menunjukkan kemajuan positif terutama dengan digunakannya konstruksi beton. Gubernur Rudy Mas'ud turut memberikan catatan kritis yang sangat penting menyangkut keselamatan berlalu lintas.

Ia menemukan adanya perbedaan ketinggian yang cukup ekstrem, yakni mencapai lebih dari 30 sentimeter, antara permukaan jalan beton yang baru dengan permukaan tanah di sisi bahu jalan. Kondisi ini dinilai berisiko tinggi bagi pengendara yang melintas apabila kendaraan terpaksa keluar dari badan jalan, yang berpotensi memicu hilangnya keseimbangan hingga risiko kendaraan terguling.

Dengan kucuran dana segar serta pengawasan langsung dari kepala daerah, proyek infrastruktur poros Anggana–Muara Badak ini diharapkan tidak hanya sekadar memperlancar arus barang dan jasa, tetapi juga menjamin aspek keamanan serta kenyamanan keselamatan jiwa masyarakat pesisir Kaltim dalam jangka panjang.

Bagikan
Bagikan